Belajar Dari Rayap
arsumba | Jun 08, 2010 | Comments 34
Saat memandang rayap-rayap yang merangkak di pohon depan rumah, rasanya ingin sekali menuliskannya di blog ini. Saya melihat betapa kompaknya mereka dalam membangun rumahnya. Walau tubuhnya mungil namun hasil karyanya sungguh luar biasa. Mereka bekerjasama dengan baik dan sepertinya tidak ada rasa iri kepada lainnya. Semua bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing, bahu membahu dan tidak saling serobot.
Dan satu lagi yang membuat saya kagum dengan keuletan mereka untuk mempertahankan rumahnya. Saya memperhatikan ketika rumah mereka ditempa hujan, semuanya roboh dan berantakan. Namun, besoknya sudah berdiri kembali rumah baru mereka. Seakan-akan tak mempunyai rasa lelah.
Tahukah sobat, sebenarnya rayap ini adalah hewan yang buta. Dia tidak mempunyai mata untuk melihat benda di depannya. Lalu bagaimana si buta ini bisa berinteraksi dengan ribuan rayap lainnya? dan bekerja membangun rumahnya yang rumit? Itulah kekuasaan Allah.
Berikut ini adalah kutipan yang saya ambil dari salah satu artikel Harun Yahya tentang konstruksi bangunan rayap yang rumit:
Bagian dalam sarang rayap dipenuhi dengan lorong-lorong sempit. Di bagian dalam lorong-lorong tersebut, terdapat sekitar satu setengah juta rayap yang bekerja bersama dengan keharmonisan yang luar biasa.
Ketika kita mengamati penampang melintang sebuah sarang rayap, kita akan menemukan sebuah bilik khusus untuk ratu, sejumlah areal pertanian, gudang-gudang penyimpan dan lorong-lorong pengatur kondisi udara.
Rayap melakukan pekerjaan pembangunan dan perbaikan sarang. Selain itu, mereka juga senantiasa siap menghadapi musuh yang mungkin datang, serta bercocok tanam dalam sarang mereka dengan menanam jamur.
Kelangsungan hidup populasi besar seperti ini tergantung pada kondisi terpenting, yaitu kestabilan suhu dalam sarang dan keseim-bangan kadar air. Pemecahan masalah ini benar-benar sempurna. Papan-papan paralel dibuat di areal atap sarang rayap ini. Papan-papan yang terbuat dari lumpur tersebut mampu menyerap kandungan air yang dikeluarkan oleh tubuh rayap. Air ini menguap akibat panas di bagian dalam dan keluar menuju bagian atas melalui celah-celah pengatur kondisi udara pada sarang tersebut. Penguapan ini menurun-kan suhu dalam sarang dan juga menjamin kesinambungan sirkulasi udara. Panel-panel dalam sarang rayap melakukan fungsinya sebagai pengatur kondisi udara secara sempurna tanpa cacat.
Begitulah sobat, kekuasaan Tuhan yang telah menciptakan makhluknya dengan sempurna. Walau rayap tidak dibekali mata, tapi mereka mampu mengerjakan sesuatu yang luar biasa. Konstruksi bangunannya sungguh luar biasa. Tentunya untuk membangun bangunan seperti ini membutuhkan kerjasama yang luar biasa pula.
Rayap tak pernah saling menuding atau berantem, menyerobot tugas temennya, apalagi korupsi.. (gak kebayang deh kalau rayap korupsi, mungkin bangunannya tak akan jadi, soalnya tanahnya pada ditilep sendiri) hihi… Nah, ini terkadang yang membuat manusia kalah dengan rayap. Oleh karena itu, mari belajar dari rayap. Hehe..
Sumber inspirasi, kutipan & gambar :
http://www.harunyahya.com/indo/artikel/014.htmFiled Under: seputar hidup • seputar lingkungan
About the Author:
Mudah-mudahan Ana Awalan
[Balas Coy]
arsumba Reply:
June 8th, 2010 at 7:17 pm
hehe. iya kang..
[Balas Coy]
Erdien Reply:
June 9th, 2010 at 12:27 am
Koq komengku yang seriusnya nggak ada ya… Sama si satpam ada nggak tuh Mas? Soalnya tadi pas di kirim lagi katanya udah duplikat, jadi dah ada di sana kali :)
[Balas Coy]
arsumba Reply:
June 9th, 2010 at 8:43 am
sudah tak tebus mas.. tuh udah keluar.. hehe..
[Balas Coy]
Subhanallah!!!
Memang sungguh memalukan bangsa manusia ini, banyak yang tidak menyadari kafasitas diri sebagai khalifah, malah justru kalah dengan makhluk Tuhan yang kecil
[Balas Coy]
arsumba Reply:
June 9th, 2010 at 8:45 am
iya kang.. hal semacam ini terkadang yang lepas dari pandangan manusia..
[Balas Coy]
Iya, buku Harun Yahya yang dikarang khusus tentang rayap ini sangat menakjubkan… begitu juga buku-buku yang lain.
[Balas Coy]
arsumba Reply:
June 8th, 2010 at 9:54 pm
iya mas.. saya seneng membaca karya-karyanya..
[Balas Coy]
lama gak berkunjung kesini hehee…
gimana kabarnya mas arsumba ?
itu sarang rayap ya gak tinggi itu ?
[Balas Coy]
arsumba Reply:
June 8th, 2010 at 9:54 pm
alhamdulillah.. baik rif..
mudah2an arif juga demikian.
makasih ya masih nyempetin mampir kesini.. hehe..
[Balas Coy]
buku harun yahya memang bagus..
arsumba juga mengingatkanku akan hal ini..
belajar dr sekitar kita membuat kita menjadi lebih baik..
terima kasih atas sharingnya..
semoga kita manusia juga bisa saling membantu..
bukan korupsi hikss hikss
[Balas Coy]
arsumba Reply:
June 8th, 2010 at 9:56 pm
amiin..
semoga kita bisa belajar dari alam ini mbak.. :D
[Balas Coy]
rayap tuch emng keren yaw
hehheh sulit juga dipercaya
:D
[Balas Coy]
arsumba Reply:
June 8th, 2010 at 9:56 pm
hehe.. ya itulah salah satu kekuasaan Tuhan yang menciptakan rayap..
[Balas Coy]
makasih ya
smoga aku juga dapat mengambil hikmah dari tulisan ini
:D
[Balas Coy]
arsumba Reply:
June 9th, 2010 at 8:44 am
syukurlah kalau artikel ini bisa memberi manfaat.. hehe..
[Balas Coy]
tidak semata Tuhan mencipatakan hewan kecualis ebagai pembelajaran baut mansuia seperti teladan rayap ini ya mas arsumba
[Balas Coy]
arsumba Reply:
June 9th, 2010 at 8:43 am
yah.. setidaknya begitu mbak.. :D
[Balas Coy]
dari sisi manusia aq sebel ma rayap krn ganggu… suka kuusili dengan merubuhkan sarangnya… tapi dia bangunlagi sarangnya itu… jadi siapa yang salah ya manusia apa rayapnya?
[Balas Coy]
arsumba Reply:
June 9th, 2010 at 8:42 am
hmm.. kalau dipandang dari sisi itu sih memang merugikan manusia mbak..
tapi disini saya hanya mengambil hikmah dari kerjasama rayap aja.. diluar apakah merugikan manusia atau tidak.. :)
[Balas Coy]
lama ga kesini, apa kabar mas,
[Balas Coy]
arsumba Reply:
June 9th, 2010 at 11:58 pm
alhamdulillah.. baik sob..
[Balas Coy]
semua yang Allah ciptakan sesuai dengan kapasitasnya , dan sudah tentu bermanfaat untuk kehidupannya. semoga itu semua bisa menjadi contoh untuk kehidupan manusia
[Balas Coy]
arsumba Reply:
June 9th, 2010 at 11:59 pm
semoga saja.. manusia bisa mengambil sisi baiknya.. :D
[Balas Coy]
rayap korupsi ? hwahaha…nggak kebayang deh kacaunya
tapi kadang rayap sering juga jadi simbol koruptor, mungkin karena suka menggerogoti kayu. Tapi kalau membaca tulisan di atas, sama sekali nggak cocok tuh simbol tsb
[Balas Coy]
arsumba Reply:
June 9th, 2010 at 11:57 pm
haha.. emang rayap punya banyak sisi..
kalau dilihat dari proses nggrogoti mungkin ada betulnya tuh simbol pak.. sama-sama yang merugikan..
tapi yang digerogoti rayap tuh kan emang sudah makanannya.. tapi kalau koruptor??? kira-kira makanan siapa yang digerogoti??? hehe..
(mbulet mode: ON)
[Balas Coy]
Bener, Crit! Bukankah apa-apa yang ada di muka bumi ini adalah tanda2 kekuasaan Tuhan yang perlu kita mengambil pelajaran darinya…
[Balas Coy]
arsumba Reply:
June 10th, 2010 at 12:16 am
yah… saya rasa juga begitu mas… :D
[Balas Coy]
weh ko bisa ya subhanallah…salam kenal..
[Balas Coy]
luar biasa… subhanallah…
Salam kenal!
[Balas Coy]
cool post :)
[Balas Coy]
woww.. nice post gan
[Balas Coy]
subhanallah..
Allah memang Maha Besar
[Balas Coy]
kalo kita sadar banyak yang bisa kita pelajari dari alam… nice artikel
[Balas Coy]