Belajar Dari Rayap

Saat memandang rayap-rayap yang merangkak di pohon depan rumah, rasanya ingin sekali menuliskannya di blog ini. Saya melihat betapa kompaknya mereka dalam membangun rumahnya. Walau tubuhnya mungil namun hasil karyanya sungguh luar biasa. Mereka bekerjasama dengan baik dan sepertinya tidak ada rasa iri kepada lainnya. Semua bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing, bahu membahu dan tidak saling serobot.

Dan satu lagi yang membuat saya kagum dengan keuletan mereka untuk mempertahankan rumahnya. Saya memperhatikan ketika rumah mereka ditempa hujan, semuanya roboh dan berantakan. Namun, besoknya sudah berdiri kembali rumah baru mereka. Seakan-akan tak mempunyai rasa lelah.

Tahukah sobat, sebenarnya rayap ini adalah hewan yang buta. Dia tidak mempunyai mata untuk melihat benda di depannya. Lalu bagaimana si buta ini bisa berinteraksi dengan ribuan rayap lainnya? dan bekerja membangun rumahnya yang rumit? Itulah kekuasaan Allah.

Berikut ini adalah kutipan yang saya ambil dari salah satu artikel Harun Yahya tentang konstruksi bangunan rayap yang rumit:

Bagian dalam sarang rayap dipenuhi dengan lorong-lorong sempit. Di bagian dalam lorong-lorong tersebut, terdapat sekitar satu setengah juta rayap yang bekerja bersama dengan keharmonisan yang luar biasa.

Ketika kita mengamati penampang melintang sebuah sarang rayap, kita akan menemukan sebuah bilik khusus untuk ratu, sejumlah areal pertanian, gudang-gudang penyimpan dan lorong-lorong pengatur kondisi udara.

Rayap melakukan pekerjaan pembangunan dan perbaikan sarang. Selain itu, mereka juga senantiasa siap menghadapi musuh yang mungkin datang, serta bercocok tanam dalam sarang mereka dengan menanam jamur.

Kelangsungan hidup populasi besar seperti ini tergantung pada kondisi terpenting, yaitu kestabilan suhu dalam sarang dan keseim-bangan kadar air. Pemecahan masalah ini benar-benar sempurna. Papan-papan paralel dibuat di areal atap sarang rayap ini. Papan-papan yang terbuat dari lumpur tersebut mampu menyerap kandungan air yang dikeluarkan oleh tubuh rayap. Air ini menguap akibat panas di bagian dalam dan keluar menuju bagian atas melalui celah-celah pengatur kondisi udara pada sarang tersebut. Penguapan ini menurun-kan suhu dalam sarang dan juga menjamin kesinambungan sirkulasi udara. Panel-panel dalam sarang rayap melakukan fungsinya sebagai pengatur kondisi udara secara sempurna tanpa cacat.

menara rayapBegitulah sobat, kekuasaan Tuhan yang telah menciptakan makhluknya dengan sempurna. Walau rayap tidak dibekali mata, tapi mereka mampu mengerjakan sesuatu yang luar biasa. Konstruksi bangunannya sungguh luar biasa. Tentunya untuk membangun bangunan seperti ini membutuhkan kerjasama yang luar biasa pula.

Rayap tak pernah saling menuding atau berantem, menyerobot tugas temennya, apalagi korupsi.. (gak kebayang deh kalau rayap korupsi, mungkin bangunannya tak akan jadi, soalnya tanahnya pada ditilep sendiri) hihi… Nah, ini terkadang yang membuat manusia kalah dengan rayap. Oleh karena itu, mari belajar dari rayap. Hehe..

Sumber inspirasi, kutipan & gambar :

http://www.harunyahya.com/indo/artikel/014.htm

Filed Under: seputar hidupseputar lingkungan

Tags:

About the Author:

RSSComments (34)

Leave a Reply | Trackback URL

  1. Erdien says:

    Mudah-mudahan Ana Awalan

    [Balas Coy]

    arsumba Reply:

    hehe. iya kang..

    [Balas Coy]

    Erdien Reply:

    Koq komengku yang seriusnya nggak ada ya… Sama si satpam ada nggak tuh Mas? Soalnya tadi pas di kirim lagi katanya udah duplikat, jadi dah ada di sana kali :)

    [Balas Coy]

    arsumba Reply:

    sudah tak tebus mas.. tuh udah keluar.. hehe..

    [Balas Coy]

  2. Erdien says:

    Subhanallah!!!
    Memang sungguh memalukan bangsa manusia ini, banyak yang tidak menyadari kafasitas diri sebagai khalifah, malah justru kalah dengan makhluk Tuhan yang kecil

    [Balas Coy]

    arsumba Reply:

    iya kang.. hal semacam ini terkadang yang lepas dari pandangan manusia..

    [Balas Coy]

  3. Masdin says:

    Iya, buku Harun Yahya yang dikarang khusus tentang rayap ini sangat menakjubkan… begitu juga buku-buku yang lain.

    [Balas Coy]

    arsumba Reply:

    iya mas.. saya seneng membaca karya-karyanya..

    [Balas Coy]

  4. lama gak berkunjung kesini hehee…

    gimana kabarnya mas arsumba ?

    itu sarang rayap ya gak tinggi itu ?

    [Balas Coy]

    arsumba Reply:

    alhamdulillah.. baik rif..
    mudah2an arif juga demikian.
    makasih ya masih nyempetin mampir kesini.. hehe..

    [Balas Coy]

  5. delia says:

    buku harun yahya memang bagus..
    arsumba juga mengingatkanku akan hal ini..
    belajar dr sekitar kita membuat kita menjadi lebih baik..
    terima kasih atas sharingnya..
    semoga kita manusia juga bisa saling membantu..
    bukan korupsi hikss hikss

    [Balas Coy]

    arsumba Reply:

    amiin..
    semoga kita bisa belajar dari alam ini mbak.. :D

    [Balas Coy]

  6. darahbiroe says:

    rayap tuch emng keren yaw
    hehheh sulit juga dipercaya
    :D

    [Balas Coy]

    arsumba Reply:

    hehe.. ya itulah salah satu kekuasaan Tuhan yang menciptakan rayap..

    [Balas Coy]

  7. antokcupu says:

    makasih ya
    smoga aku juga dapat mengambil hikmah dari tulisan ini
    :D

    [Balas Coy]

    arsumba Reply:

    syukurlah kalau artikel ini bisa memberi manfaat.. hehe..

    [Balas Coy]

  8. Mamah Aline says:

    tidak semata Tuhan mencipatakan hewan kecualis ebagai pembelajaran baut mansuia seperti teladan rayap ini ya mas arsumba

    [Balas Coy]

    arsumba Reply:

    yah.. setidaknya begitu mbak.. :D

    [Balas Coy]

  9. novi says:

    dari sisi manusia aq sebel ma rayap krn ganggu… suka kuusili dengan merubuhkan sarangnya… tapi dia bangunlagi sarangnya itu… jadi siapa yang salah ya manusia apa rayapnya?

    [Balas Coy]

    arsumba Reply:

    hmm.. kalau dipandang dari sisi itu sih memang merugikan manusia mbak..
    tapi disini saya hanya mengambil hikmah dari kerjasama rayap aja.. diluar apakah merugikan manusia atau tidak.. :)

    [Balas Coy]

  10. Hakim says:

    lama ga kesini, apa kabar mas,

    [Balas Coy]

    arsumba Reply:

    alhamdulillah.. baik sob..

    [Balas Coy]

  11. abdul hakim says:

    semua yang Allah ciptakan sesuai dengan kapasitasnya , dan sudah tentu bermanfaat untuk kehidupannya. semoga itu semua bisa menjadi contoh untuk kehidupan manusia

    [Balas Coy]

    arsumba Reply:

    semoga saja.. manusia bisa mengambil sisi baiknya.. :D

    [Balas Coy]

  12. rayap korupsi ? hwahaha…nggak kebayang deh kacaunya

    tapi kadang rayap sering juga jadi simbol koruptor, mungkin karena suka menggerogoti kayu. Tapi kalau membaca tulisan di atas, sama sekali nggak cocok tuh simbol tsb

    [Balas Coy]

    arsumba Reply:

    haha.. emang rayap punya banyak sisi..
    kalau dilihat dari proses nggrogoti mungkin ada betulnya tuh simbol pak.. sama-sama yang merugikan..
    tapi yang digerogoti rayap tuh kan emang sudah makanannya.. tapi kalau koruptor??? kira-kira makanan siapa yang digerogoti??? hehe..
    (mbulet mode: ON)

    [Balas Coy]

  13. Bener, Crit! Bukankah apa-apa yang ada di muka bumi ini adalah tanda2 kekuasaan Tuhan yang perlu kita mengambil pelajaran darinya…

    [Balas Coy]

    arsumba Reply:

    yah… saya rasa juga begitu mas… :D

    [Balas Coy]

  14. farus says:

    weh ko bisa ya subhanallah…salam kenal..

    [Balas Coy]

  15. fifi says:

    luar biasa… subhanallah…

    Salam kenal!

    [Balas Coy]

  16. eta says:

    woww.. nice post gan

    [Balas Coy]

  17. hendro says:

    subhanallah..
    Allah memang Maha Besar

    [Balas Coy]

  18. chai says:

    kalo kita sadar banyak yang bisa kita pelajari dari alam… nice artikel

    [Balas Coy]

Leave a Reply