<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>arsumba</title>
	<atom:link href="http://arsumba.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arsumba.com</link>
	<description>Seputar &#124; Sembarang Kalir</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Sep 2010 15:21:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Ketika ide tertutup</title>
		<link>http://arsumba.com/2010/09/ketika-ide-tertutup/</link>
		<comments>http://arsumba.com/2010/09/ketika-ide-tertutup/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 15:21:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arsumba</dc:creator>
				<category><![CDATA[seputar berputar-putar]]></category>
		<category><![CDATA[seputar blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arsumba.com/?p=650</guid>
		<description><![CDATA[Hai sobat, jumpa lagi dengan saya, penghuni blog arsumba, semoga sobat semua tetap dalam suasana semangat dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Seperti postingan-postingan sebelumnya, kali ini saya masih saja belum bisa menyuguhkan hidangan lezat nan hangat tak selezat dan sehangat blog-blog sahabat yang menarik nan mantab. Yah, penyakit lama yang mungkin banyak diderita oleh teman-teman blogger [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hai sobat, jumpa lagi dengan saya, penghuni blog arsumba, semoga sobat semua tetap dalam suasana semangat dalam menjalankan aktifitas sehari-hari.<br />
Seperti postingan-postingan sebelumnya, kali ini saya masih saja belum bisa menyuguhkan hidangan lezat nan hangat tak selezat dan sehangat blog-blog sahabat yang menarik nan mantab. <--more--!><br />
Yah, penyakit lama yang mungkin banyak diderita oleh teman-teman blogger lainnya sepertinya menghinggap pada diri saya. Penyakit apakah itu? Tak lain tak bukan adalah &#8216;kehabisan ide postingan&#8217;. Sebel juga sih ketika penyakit ini menghinggap, otak terasa buntu, pikiran mandeg, rasanya di depan mata ada tirai yang menghalangi pandangan untuk mendapat ribuan ide dibaliknya.<br />
Walhasil, blog menjadi terbengkalai, tak ada satupun kata yang tertulis. Dan tentunya membawa efek bagi pengunjung yang mungkin mengira blog mati karena penunggunya kabur. Tak hanya itu, efek lain yang muncul seperti yang anda lihat di sidebar kanan blog ini yang sekarang berjumlah 1 juta lebih, padahal sebelumnya ratusan. Haha.. No problem buat saya.<br />
Ketika otak ini sudah benar-benar buntu, untunglah saya masih bisa sedikit mengingat kata-kata sahabat yang pernah mengalami hal demikian, yaitu &#8216;jika otak terasa buntu, maka tulislah kebuntuan itu&#8217;. Yah inilah salah satu pesan yang saya terapkan sehingga jadilah postingan ini. Hehe..<br />
Mudah-mudahan ke depan, saya pribadi khususnya mampu membuka tirai penutup ide yang ada disana, amiin.<br />
Lalu bagaimana dengan sahabat sekalian ketika mengalami problem ini? </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arsumba.com/2010/09/ketika-ide-tertutup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencoba moblog</title>
		<link>http://arsumba.com/2010/08/mencoba-moblog/</link>
		<comments>http://arsumba.com/2010/08/mencoba-moblog/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2010 07:09:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arsumba</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[mobile blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arsumba.com/?p=642</guid>
		<description><![CDATA[Pulkam yang cukup lama ini nampaknya membuat saya harus banyak belajar. Yah kalo di jember mau update blog, komputer sudah di depan mata, berhubung di rumah jauh ama warnet, tak ada jalan lain kecuali mengikuti jejak sahabat2 moblog seperti mas udinroy, mas jumal, mas nanang abdullah, mas beny dan lain-lain. Syukurlah kemarin masih ada sisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pulkam yang cukup lama ini nampaknya membuat saya harus banyak belajar. Yah kalo di jember mau update blog, komputer sudah di depan mata, berhubung di rumah jauh ama warnet, tak ada jalan lain kecuali mengikuti jejak sahabat2 moblog seperti mas udinroy, mas jumal, mas nanang abdullah, mas beny dan lain-lain.<br />
Syukurlah kemarin masih ada sisa panenan, jadi bisa buat nuker hp blasteran saya dengan hp yang agak lumayan. Hehe..<br />
Jujur saja, saya merasa kagum pada sahabat2 moblog yang telah sukses melalangbuana di dunia blogging ini hanya dengan berbekal layar mini dan jempol tentunya. Saya salut dengan ketelatenan dan kesabarannya, memandang tampilan internet yang berbeda dengan tampilan di komputer. Hehe<br />
Oleh karena itu, mumpung masih di kampung dengan teknologi terbatas, apa salahnya saya ikut-ikutan coba olahraga jempol, hehe..<br />
So, bagi sahabat moblog sekalian yang kesasar kesini, semoga berkenan hati tuk berbagi dengan newbie ini.. Hehe..<br />
Mari berbagi kebaikan di bulan suci ini.. :-)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arsumba.com/2010/08/mencoba-moblog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyapa Dari Jauh</title>
		<link>http://arsumba.com/2010/08/menyapa-dari-jauh/</link>
		<comments>http://arsumba.com/2010/08/menyapa-dari-jauh/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Aug 2010 12:17:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arsumba</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arsumba.com/?p=630</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, akhirnya bisa update juga walau hanya dengan modal hp pinjeman. hehe.. Saat ini saya sedang berada di kampung halaman, ingin menyapa sahabat yang sempat berkunjung di blog ini. semoga sahabat semua senantiasa tetap semangat. Yah&#8230; mungkin postingan ini sangat singkat sekali karena keterbatasan karakter yang tersedia di hape yang saya gunakan ini. mau ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, akhirnya bisa update juga walau hanya dengan modal hp pinjeman. hehe..<br />
Saat ini saya sedang berada di kampung halaman, ingin menyapa sahabat yang sempat berkunjung di blog ini. semoga sahabat semua senantiasa tetap semangat.<br />
Yah&#8230; mungkin postingan ini sangat singkat sekali karena keterbatasan karakter yang tersedia di hape yang saya gunakan ini. mau ke warnet harus nempuh 70 km haha&#8230; ya sudahlah sementara begini dulu..  yang penting blog ini bisa terisi..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arsumba.com/2010/08/menyapa-dari-jauh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggabungkan Video</title>
		<link>http://arsumba.com/2010/07/menggabungkan-video/</link>
		<comments>http://arsumba.com/2010/07/menggabungkan-video/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 18:54:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arsumba</dc:creator>
				<category><![CDATA[seputar komputer]]></category>
		<category><![CDATA[menggabungkan video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arsumba.com/?p=623</guid>
		<description><![CDATA[Hari-hari ini aktifitas saya di depan computer keknya lebih banyak utak atik video. :D ya disamping harus edit video pernikahan adik, juga ada titipan dari paman suruh nyarikan kaset “wayang kulit”. Kemarin saya tanya ke pedagang kaset di area jember, ternyata jarang sekali yang jual kaset wayang kulit, cuma dapat satu itupun harganya lumayan sekitar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari-hari ini aktifitas saya di depan computer keknya lebih banyak utak atik video. :D ya disamping harus edit video pernikahan adik, juga ada titipan dari paman suruh nyarikan kaset <em>“wayang kulit”</em>.</p>
<p>Kemarin saya tanya ke pedagang kaset di area jember, ternyata jarang sekali yang jual kaset wayang kulit, cuma dapat satu itupun harganya lumayan sekitar 70.000 an. Hmm.. akhirnya ndak jadi beli (terlalu mahal :D) lalu saya coba nyari di internet dulu, siapa tahu ada. Alhamdulillah. Ternyata banyak juga yang nge share koleksi wayang kulitnya.</p>
<p>Nah, yang jadi permasalahan saya kemarin tu, besarnya file yang harus didownload, sedangkan kecepatan internet di tempat saya ndak memadai. Terpaksa saya nyari warnet lain yang mempunyai kecepatan super.<span id="more-623"></span> Syukurlah bekal Rp.10.000 sudah berhasil saya download semua. Kalau nggak salah, video yang saya download itu awalnya terdiri dari 5 disc VCD, tapi uploadnya di pecah-pecah menjadi 31 part masing-masing kapasitasnya sekitar 30mb an.</p>
<p>Weleh.. sebenernya mikir2 juga sebelum download, untungnya kecepatan warnet tempat saya download itu benar2 super, jadi cuma butuh waktu 3 jam saja download dari youtube.</p>
<p>Setelah saya download kepinginnya digabung dulu file tersebut sebelum di buat dvd. tapi saya bingung mau nggabungin nya gimana ke 31 satu part video yang berformat <strong>flv </strong>itu. Lalu saya nyoba nanya mbah gugel akhirnya ketemu juga cara sederhana untuk  menggabungkan file video yang terpecah-pecah itu. Sebenernya banyak sih software editing video yang bisa, tapi cara sederhana ini keknya lebih mudah.</p>
<p>Tinggal buka notepad lalu ketikkan ini :</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>copy /b *.flv FullMovie.flv</strong></p>
<p>Lalu simpan dengan ekstensi <strong>.bat </strong>misalnya : <em><strong>gabungan.bat</strong></em> di folder tempat kita menyimpan file video yang terpecah-pecah tadi. Lalu jalankan file <strong>.bat</strong> tadi, dan persilahkan file bat itu bekerja. :D</p>
<p>Ini tidak hanya untuk file yang berekstensi flv saja, tapi juga bisa untuk file <strong>.mpg</strong> dll. Tinggal kita ganti kata <strong>flv</strong> dengan ekstensi video yang akan kita gabungkan misalnya :</p>
<p><strong> copy/b*.mpg fullmovie.mpg</strong></p>
<p>Ini tentunya sangat berguna jika mendownload film di youtube yang terpecah-pecah menjadi beberapa bagian (part) untuk digabungkan menjadi satu file sehingga kita ndak perlu mbuka satu-satu kalau mau nonton. Ya toh.</p>
<p>Yah.. tugas saya sekarang tinggal convert file video wayang kulit yang masih dalam bentuk flv itu ke format dvd. Jadi lebih hemat kan.. hehe&#8230;</p>
<p>Oh ya lupa, cara ini saya dapatkan <a href="http://apadong.net/index.php?topic=329.0" target="_blank">dari sini</a>.</p>
<p>Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan.. :)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arsumba.com/2010/07/menggabungkan-video/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Edit Video</title>
		<link>http://arsumba.com/2010/07/belajar-edit-video/</link>
		<comments>http://arsumba.com/2010/07/belajar-edit-video/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2010 16:29:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arsumba</dc:creator>
				<category><![CDATA[seputar komputer]]></category>
		<category><![CDATA[edit video]]></category>
		<category><![CDATA[magix movie edit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arsumba.com/?p=619</guid>
		<description><![CDATA[Pulang kampung selama dua minggu kemarin merupakan saat yang spesial bagi saya. Dalam rangka menghadiri pernikahan adik saya satu-satunya. Adik yang beberapa tahun lalu masih sering bertengkar dengan saya, kini telah resmi menjadi seorang istri. :D Dalam rangka mengabadikan moment spesial ini saya berfikir untuk membuat rekaman dalam bentuk video. Sebagai keluarga pas-pasan, rasanya terlalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pulang kampung selama dua minggu kemarin merupakan saat yang spesial bagi saya. Dalam rangka menghadiri pernikahan adik saya satu-satunya. Adik yang beberapa tahun lalu masih sering bertengkar dengan saya, kini telah resmi menjadi seorang istri. :D</p>
<p>Dalam rangka mengabadikan moment spesial ini saya berfikir untuk membuat rekaman dalam bentuk video. <span id="more-619"></span></p>
<p>Sebagai keluarga pas-pasan, rasanya terlalu mahal untuk menyewa tukang shooting. Dari itu saya berfikiran untuk merekam dengan modal hape saja. Untungnya, ndak sampek ngrekam pakai hape, ada salah satu temen disana yang punya camcoder. Dan terjadilah akad pinjam meminjam (walah kayak transaksi aja).. :D . Bersyukur bisa mendapat camcoder pinjaman, dapat menghemat biaya, saya pikir. Dengan modal kaset DVD seharga 29.000  + camcoder pinjaman akhirnya saya bisa merekam moment spesial ini.</p>
<p>Kemudian saya bawa hasil rekaman itu ke Jember untuk saya edit sendiri. Berbagai macam software editing video saya pakai, diantaranya <em><strong>Pinnacle 12.0, ulead video studio, adobe premiere pro 1.5 dan Magix movie edit</strong></em>. Dari beberapa software diatas ternyata punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Disamping itu ada beberapa software yang berat sedangkan komputer yang saya gunakan tak kuat menanggung beban yang terlalu berat. :D.</p>
<p>Sebenernya yang paling bagus menurut orang2 sih adobe premiere, berhubung komputer saya ndak kuat dan saya sendiri bingung mengoperasikannya terpaksa saya pilih alternatif lain yaitu magix movie edit. Pokoknya video ini harus jadi.</p>
<p>Alhamdulillah, software ini ndak terlalu rumit, layaknya <strong>windows movie maker</strong>. Beberapa kelebihan software magix ini adalah ada menu pengaturan untuk menerangkan video yang gelap (maklum saya ngrekam ndak pakai lampu, jadi hasilnya ndak begitu terang).  Akan tetapi dari segi fitur transisinya tak semenarik punya pinnacle. Tapi ndak apalah yang penting bisa kelihatan wajah2 orang2 yang saya ambil gambarnya hehe..</p>
<p>Ya begitulah pengalaman saya yang sok ngedit2 video sendiri di moment spesial adik ku. Dengan bekal pengetahuan nol putul, saya mencoba sesuatu yang baru menurut saya. Walaupun hasilnya masih kasar dan kurang memuaskan, setidaknya bisa jadi ilmu baru.</p>
<p>Sekarang tinggal mengantarkan hasil editan saya ini ke kampung halaman (mungkin seminggu lagi). :D</p>
<p>Maaf, sory, ngapunten jika tulisan ini mbulet ndak karuan.hehe..</p>
<p>Bagi yang ingin mencoba dengan <em><strong>software magix edit movie </strong></em>ini silahkan download aja<strong> <a href="http://www.indowebster.com/magix_movie_11__1.html" target="_blank">di sini</a></strong> (Saya ambil dari indowebster).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arsumba.com/2010/07/belajar-edit-video/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kangen</title>
		<link>http://arsumba.com/2010/07/kangen/</link>
		<comments>http://arsumba.com/2010/07/kangen/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 18:20:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arsumba</dc:creator>
				<category><![CDATA[seputar omelanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arsumba.com/?p=616</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrahmanirrahim&#8230; kumulai tulisan ini setelah satu bulan lebih blog ini tak terjamah dengan satu tulisan pun. Tak perlu saya beri alasan mengapa selama itu saya vakum dan tak menorehkan lagi kata demi kata, kalimat demi kalimat dan paragraf demi paragraf di blog ini. yah.. saya rasa semua sudah tahu alasan saya ini adalah alasan klasik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillahirrahmanirrahim&#8230; kumulai tulisan ini setelah satu bulan lebih blog ini tak terjamah dengan satu tulisan pun. Tak perlu saya beri alasan mengapa selama itu saya vakum dan tak menorehkan lagi kata demi kata, kalimat demi kalimat dan paragraf demi paragraf di blog ini. yah.. saya rasa semua sudah tahu alasan saya ini adalah alasan klasik yang sering menimpa blogger lainnya. Hehe..<span id="more-616"></span></p>
<p>Saya hanya bisa berharap mudah-mudahan aja, masih ada sobat-sobatku yang dulu pernah bersua diarena blogwalking, masih ada yang mampir, menengok-nengok, atau kesasar di blog yang tak terurus ini.</p>
<p>Sebenarnya saya mengetikkan postingan ini adalah sebagai wahana pelampiasan rasa kangen saya dengan istilah blog, wordpress, blogwalking, juragan pertamaxx, dan lain-lain.  Rasa kangen ini kemudian memicu saya untuk memperbaiki lagi blog ini yang kemarin sempat terjadi lagi sesuatu yang pernah menimpa tempoe doeloe yaitu &#8220;Bandwidth limited&#8221;. :D. Alhamdulillah saat ini sudah hampir bisa diatasi walau dengan modal dengkul. Tak apalah yang penting, rasa kangen untuk menulis dan berjumpa lagi dengan sahabat bisa terobati di wordpress versi 3.0 ini. lOh eh..</p>
<p>Yang terakhir harapan saya pribadi sebagai manusia yang tak tahu diri.. Semoga ke depan saya ndak ngilang lagi.. AMiiiiin&#8230; :D</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arsumba.com/2010/07/kangen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hangat</title>
		<link>http://arsumba.com/2010/06/hangat/</link>
		<comments>http://arsumba.com/2010/06/hangat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2010 17:18:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arsumba</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arsumba.com/?p=609</guid>
		<description><![CDATA[“Yang anget.. yang anget.. yang anget.. ayo.. mumpung masih anget..”.. mungkin ini adalah kata-kata yang sering kita dengar dari penjual pisang goreng, nasi bungkus, tape goreng, dan yang anget-anget lainnya. Kata hangat memang menggoda. Tak hanya makanan, berita pun akan terasa nikmat jika masih anget. Sebenarnya saya nulis disini cuma menuangkan rasa muak saja pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>“Yang anget.. yang anget.. yang anget.. ayo.. mumpung masih anget..”</em>.. mungkin ini adalah kata-kata yang sering kita dengar dari penjual pisang goreng, nasi bungkus, tape goreng, dan yang anget-anget lainnya. Kata hangat memang menggoda. Tak hanya makanan, berita pun akan terasa nikmat jika masih anget.<span id="more-609"></span></p>
<p>Sebenarnya saya nulis disini cuma menuangkan rasa muak saja pada berita hangat sekarang  tentang kasus hangat-hangatan artis yang kebetulan karirnya sedang di puncak kehangatan.</p>
<p>Semua media sepertinya tak bosan mengabarkan berita ini, padahal kasus hangat-hangatan ini kalau terlalu dieksploitasi berlebihan justru akan menambah penasaran banyak orang yang pengen lihat video hangat. Tak lepas juga kalangan dibawah umur yang pastinya juga pengen ikutan hangat. Padahal banyak berita lain yang lebih hangat yang perlu disorot..</p>
<p>Penasaran.. yah penasaran.. pastinya banyak orang dari semua kalangan yang penasaran; bagaimana sih kalau artis itu berhangat-hangatan? Padahal????</p>
<p>Ah… kamu ngomong apa sih crit?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arsumba.com/2010/06/hangat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Dari Rayap</title>
		<link>http://arsumba.com/2010/06/belajar-dari-rayap/</link>
		<comments>http://arsumba.com/2010/06/belajar-dari-rayap/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 09:41:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arsumba</dc:creator>
				<category><![CDATA[seputar hidup]]></category>
		<category><![CDATA[seputar lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[kerjasama]]></category>
		<category><![CDATA[rayap]]></category>
		<category><![CDATA[rumah rayap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arsumba.com/?p=600</guid>
		<description><![CDATA[Saat memandang rayap-rayap yang merangkak di pohon depan rumah, rasanya ingin sekali menuliskannya di blog ini. Saya melihat betapa kompaknya mereka dalam membangun rumahnya. Walau tubuhnya mungil namun hasil karyanya sungguh luar biasa. Mereka bekerjasama dengan baik dan sepertinya tidak ada rasa iri kepada lainnya. Semua bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing, bahu membahu dan tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat memandang rayap-rayap yang merangkak di pohon depan rumah, rasanya ingin sekali menuliskannya di blog ini. Saya melihat betapa kompaknya mereka dalam membangun rumahnya. Walau tubuhnya mungil namun hasil karyanya sungguh luar biasa. Mereka bekerjasama dengan baik dan sepertinya tidak ada rasa iri kepada lainnya. Semua bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing, bahu membahu dan tidak saling serobot.<span id="more-600"></span></p>
<p>Dan satu lagi yang membuat saya kagum dengan keuletan mereka untuk mempertahankan rumahnya. Saya memperhatikan ketika rumah mereka ditempa hujan, semuanya roboh dan berantakan. Namun, besoknya sudah berdiri kembali rumah baru mereka. Seakan-akan tak mempunyai rasa lelah.</p>
<p>Tahukah sobat, sebenarnya rayap ini adalah hewan yang buta. Dia tidak mempunyai mata untuk melihat benda di depannya. Lalu bagaimana si buta ini bisa berinteraksi dengan ribuan rayap lainnya? dan bekerja membangun rumahnya yang rumit? Itulah kekuasaan Allah.</p>
<p>Berikut ini adalah kutipan yang saya ambil dari salah satu artikel Harun Yahya tentang konstruksi bangunan rayap yang rumit:</p>
<blockquote><p>Bagian dalam sarang rayap dipenuhi dengan lorong-lorong sempit. Di bagian dalam lorong-lorong tersebut, terdapat sekitar satu setengah juta rayap yang bekerja bersama dengan keharmonisan yang luar biasa.</p>
<p>Ketika kita mengamati penampang melintang sebuah sarang rayap, kita akan menemukan sebuah bilik khusus untuk ratu, sejumlah areal pertanian, gudang-gudang penyimpan dan lorong-lorong pengatur kondisi udara.</p>
<p>Rayap melakukan pekerjaan pembangunan dan perbaikan sarang. Selain itu, mereka juga senantiasa siap menghadapi musuh yang mungkin datang, serta bercocok tanam dalam sarang mereka dengan menanam jamur.</p>
<p>Kelangsungan hidup populasi besar seperti ini tergantung pada kondisi terpenting, yaitu kestabilan suhu dalam sarang dan keseim-bangan kadar air. Pemecahan masalah ini benar-benar sempurna. Papan-papan paralel dibuat di areal atap sarang rayap ini. Papan-papan yang terbuat dari lumpur tersebut mampu menyerap kandungan air yang dikeluarkan oleh tubuh rayap. Air ini menguap akibat panas di bagian dalam dan keluar menuju bagian atas melalui celah-celah pengatur kondisi udara pada sarang tersebut. Penguapan ini menurun-kan suhu dalam sarang dan juga menjamin kesinambungan sirkulasi udara. Panel-panel dalam sarang rayap melakukan fungsinya sebagai pengatur kondisi udara secara sempurna tanpa cacat.</p></blockquote>
<p style="text-align: left;"><img class="alignleft" src="http://i629.photobucket.com/albums/uu16/kucrit123/menara_rayap.jpg" alt="menara rayap" width="136" height="194" />Begitulah sobat, kekuasaan Tuhan yang telah menciptakan makhluknya dengan sempurna. Walau rayap tidak dibekali mata, tapi mereka mampu mengerjakan sesuatu yang luar biasa. Konstruksi bangunannya sungguh luar biasa. Tentunya untuk membangun bangunan seperti ini membutuhkan kerjasama yang luar biasa pula.</p>
<p>Rayap tak pernah saling menuding atau berantem, menyerobot tugas temennya, apalagi korupsi.. (gak kebayang deh kalau rayap korupsi, mungkin bangunannya tak akan jadi, soalnya tanahnya pada ditilep sendiri) hihi&#8230; Nah, ini terkadang yang membuat manusia kalah dengan rayap. Oleh karena itu, mari belajar dari rayap. Hehe..</p>
<p>Sumber inspirasi, kutipan &amp; gambar :</p>
<address><a href="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/014.htm" target="_blank">http://www.harunyahya.com/indo/artikel/014.htm</a></address>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arsumba.com/2010/06/belajar-dari-rayap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kekejaman Orang Tua</title>
		<link>http://arsumba.com/2010/06/kekejaman-orang-tua/</link>
		<comments>http://arsumba.com/2010/06/kekejaman-orang-tua/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jun 2010 16:19:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arsumba</dc:creator>
				<category><![CDATA[seputar hidup]]></category>
		<category><![CDATA[kekejaman orang tua]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan pada anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arsumba.com/?p=597</guid>
		<description><![CDATA[Miris sekali rasanya saat nonton berita tadi sore. Membuatku ngeri dengan sisi lain kehidupan manusia yang masih jauh dari jangkauanku. Diantara berita yang ditayangkan di TV itu mengabarkan seorang ibu yang tega membunuh anak kandungnya sendiri, lantaran dia harus merawat dua anak sendirian. Berita lain juga mengabarkan bahwa seorang ibu juga dengan kejam menghajar anaknya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Miris sekali rasanya saat nonton berita tadi sore. Membuatku ngeri dengan sisi lain kehidupan manusia yang masih jauh dari jangkauanku. Diantara berita yang ditayangkan di TV itu mengabarkan seorang ibu yang tega membunuh anak kandungnya sendiri, lantaran dia harus merawat dua anak sendirian. Berita lain juga mengabarkan bahwa seorang ibu juga dengan kejam menghajar anaknya yang masih balita sampai mengalami patah tulang. Kejam sekale&#8230;<span id="more-597"></span></p>
<p>Kekerasan pada anak nampaknya semakin hari tak kunjung reda, bahkan semakin meningkat. Apalagi himpitan ekonomi terkadang menjadi alasan klasik untuk membantai anaknya sendiri. Orang tua tak lagi seperti orang tua pada umumnya yang selalu berusaha untuk menghidupi anaknya apapun yang terjadi, namun kadang bisa saja menjadi setan pembunuh. Oh.. ngeri..</p>
<p>Keegoisan orang tua terkadang membuat kalap, karena merasa disusahkan dengan kehadiran buah hati, ditambah hati yang dirasuki syetan alas, dengan tanpa berpikir panjang tega menghabisi siapa saja yang menyusahkannya termasuk buah hati yang menjadi harapan hidupnya dimasa akan datang.</p>
<p>Lalu apakah orang tua seperti ini tidak mempunyai hati nurani, rasa iba, rasa manusiawi? Saya rasa sebagai manusia normal, pastinya punya. Hewan saja yang hanya dibekali insting akan melindungi anaknya dikala anaknya masih kecil, apalagi manusia yang diberi kelebihan akal pikiran dalam dirinya. Lalu mengapa sampai terjadi peristiwa pembunuhan anak yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri? Saya rasa ini mempunyai banyak motif. Dan motif-motif yang menyebabkan kebiadaban tersebut yang membuat lupa bahwa anak adalah titipan Ilahi.</p>
<p>Selain kekerasan secara fisik diatas, ada juga kekerasan lain yang lebih kejam, yaitu kekerasan pada mental. Mungkin sobat-sobat sudah lihat video yang sudah beredar beberapa waktu lalu, tentang seorang anak yang masih berumur beberapa tahun sudah berlagak seperti bajingan. Yah.. ini mungkin juga karena kekejaman orang tua yang mengabaikan pendidikan anaknya.</p>
<p>Semoga kita semua terhindar dari model orang tua semacam itu.. bersyukur kita masih bisa diberi akal sehat dan kesadaran.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arsumba.com/2010/06/kekejaman-orang-tua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pantai Lakey, Tempat Berselancar Yang Yahut</title>
		<link>http://arsumba.com/2010/05/pantai-lakey-tempat-berselancar-yang-yahut/</link>
		<comments>http://arsumba.com/2010/05/pantai-lakey-tempat-berselancar-yang-yahut/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 May 2010 21:26:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arsumba</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[seputar wisata]]></category>
		<category><![CDATA[wisata sumbawa]]></category>
		<category><![CDATA[kucrit]]></category>
		<category><![CDATA[pantai lakey]]></category>
		<category><![CDATA[tempat wisata sumbawa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arsumba.com/?p=592</guid>
		<description><![CDATA[Sepertinya lama sudah saya tak bernostalgia dengan daerah asal saya “sumbawa”. Rasanya kangen banget ngomongin keindahan alam tanah kelahiranku itu. OKB, saat ini saya akan bercerita tentang salah satu pantai yang menjadi impian saya sejak dulu untuk datang kesana yaitu “pantai lakey” yang terletak di Kabupaten tetangga yaitu Kab. Dompu NTB. Dari rumah saya mungkin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sepertinya lama sudah saya tak bernostalgia dengan daerah asal saya “<em>sumbawa</em>”. Rasanya kangen banget ngomongin keindahan alam tanah kelahiranku itu. OKB, saat ini saya akan bercerita tentang salah satu pantai yang menjadi impian saya sejak dulu untuk datang kesana yaitu <em><strong>“pantai lakey”</strong></em> yang terletak di Kabupaten tetangga yaitu Kab. Dompu NTB. Dari rumah saya mungkin dapat ditempuh perjalanan kira-kira 4-5 jam  (lumayan jauh sih). Sayangnya saya belum pernah kesana, namun nanti setelah pulang kampung pasti bakalan tak kunjungi. Jadi untuk sementara berita ini saya ambil dari beberapa sumber yang menggambarkan keistimewaan pantai lakey yang menjadi kekayaan alam Indonesia. <span id="more-592"></span></p>
<p>Tahukah sobat, bahwa pantai lakey ini merupakan tempat berselancar terbaik dunia. Oleh karenanya di pantai lakey ini seringkali diadakan event selancar tingkat internasional. Dan tentunya para peselancar luar negeri pun sering berdatangan kesitu. Baik itu dari Amerika, Australia, Brazil, Prancis, Afrika, Italy, Rusia, Inggris, serta negara Eropa lainnya dan bahkan ada yang dari Arab Saudi. Menurut kabar sih bulan mei 2010 ini ada event kite surfing contest tingkat internasional. Soalnya pada bulan April-Mei para pengunjung meningkat karena pada bulan tersebut ombaknya terbilang cukup bagus. Hmm.. tapi keknya udah mau berakhir nih.. hehe.</p>
<p>Tidak heran jika pantai ini mendapat predikat baik dimata para peselancar, karena ombaknya yang konsisten tentu sangat cocok sekali untuk berselancar. Secara teknis, ombak Lakey dianggap aman untuk olah raga selancar karena dalam kondisi normal, tinggi ombak antara 1,5 sampai 3 meter dan kedalaman pantai 4 meter. Deburan ombak berjarak 150 meter dari pasang surut air. Selain kekonsistenan ombak yang menggulung juga terdapat satu keistimewaan yang membuat para peselancar tergila-gila, yiatu ombak lakey mampu bergerak dua arah, kiri dan kanan, karena ombak macam ini merupakan ombak yang sulit untuk ditaklukkan. Dan tentunya membuat tantangan tersendiri bagi peselancar.</p>
<p>Secara umum Pantai Lakey mempunyai  4 jenis ombak yaitu :</p>
<p style="text-align: left;"><strong>1. Nangas  : </strong>Jenis ombak yang bentuknya mendatar.<br />
<img class="aligncenter" src="http://i629.photobucket.com/albums/uu16/kucrit123/nangaslakey.jpg" alt="nangas" width="440" height="320" /></p>
<p style="text-align: left;"><strong>2. Lakey Peak: </strong>Jenis ombak yang awalnya memuncak kemudian mendatar<br />
<img class="aligncenter" src="http://i629.photobucket.com/albums/uu16/kucrit123/peak11.jpg" alt="" width="442" height="265" /></p>
<p style="text-align: left;"><strong>3. Pipe : </strong>Ombak yang bentuknya menyerupai pipa<br />
<img class="aligncenter" src="http://i629.photobucket.com/albums/uu16/kucrit123/pipegood.jpg" alt="" width="441" height="295" /></p>
<p style="text-align: left;"><strong>4. Periscope : </strong>ombak yang bentuknya menyerupai teropong, ketika berada diatasnya seperti berada di dalam teropong.<br />
<img class="aligncenter" src="http://i629.photobucket.com/albums/uu16/kucrit123/periscope.jpg" alt="" width="441" height="290" /></p>
<p style="text-align: justify;">Itulah beberapa macam ombak yang menjadi penarik perhatian para peselancar dunia untuk datang ke pantai lakey. Namun tidak hanya model ombak yang banyak itu kawan, setelah seharian berselancar, wisatawan masih bisa menikmati pemandangan lain yang menkajubkan di pantai lakey ini yakni sekaligus bisa menyaksikan pemandangan matahari terbenam dari pesisir pantai yang aduhai pada sore hari. Hmm. jadi gak sabar pengen pulang nih.. (masih lama tau).. hehe.. So, bagi yang hobi berselancar sekali-kali cobalah kesana. Apa bareng sama saya nanti, tapi masih beberapa tahun lagi.. hahaa..<br />
<img class="aligncenter" src="http://i629.photobucket.com/albums/uu16/kucrit123/sunset.jpg" alt="sunset" width="436" height="326" /></p>
<p><strong>Lokasi:</strong></p>
<p>Pantai lakey terletak di Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu Pulau Sumbawa Nusa Tenggara Barat.  Jarak tempuh Lakey dari pusat Kota Dompu bisa ditempuh dengan waktu 30-45 menit saja. Perjalanan menuju pantai Lakey Beach antara 1 jam sampai 1,5 jam. Dari 45 kilometer panjang jalan menuju Lakey, Laut biru dengan gulungan ombak setinggi bukit serta batu-batu raksasa berwarna hitam pekat menjadi pemandangan alam yang begitu mengagumkan. Keindahan alam menjadi semakin sempurna melihat wilayah Pantai Lakey.</p>
<address>Sumber :</address>
<address><a href="http://www.mediaindonesia.com/read/2009/11/02/103445/57/9/Pantai-Lakey-Semakin-Diminati-Wisman">http://www.mediaindonesia.com/read/2009/11/02/103445/57/9/Pantai-Lakey-Semakin-Diminati-Wisman</a></address>
<address><a href="http://blog.unsri.ac.id/kaskuserr/nais-inpo-gan/pantai-lakey-dompuntb-satu-lagi-kekayaan-indonesia-yang-tersembunyi/mrdetail/5768/">http://blog.unsri.ac.id/kaskuserr/nais-inpo-gan/pantai-lakey-dompuntb-satu-lagi-kekayaan-indonesia-yang-tersembunyi/mrdetail/5768/</a></address>
<address><a href="http://www.facebook.com/pages/Kota-Dompu/Lakey-Dompu-menuju-Visit-Lombok-Sumbawa-2012/115690644958?v=info">http://www.facebook.com/pages/Kota-Dompu/Lakey-Dompu-menuju-Visit-Lombok-Sumbawa-2012/115690644958?v=info</a></address>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arsumba.com/2010/05/pantai-lakey-tempat-berselancar-yang-yahut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>40</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
